Archive for the ‘Artikel K3’ Category

Kita seringkali mendengar istilah bahaya dan risiko di tempat kerja. Namun, terkadang kita sering mengabaikan hal tersebut lantaran itu hanya sebuah potensi yang belum tentu terjadi dalam diri kita. Secara harfiah, pengertian bahaya dapat diartikan sebuah potensi yang muncul dari aktivitas atau kegiatan manusia yang berinteraksi dengan mesin maupun lingkungan yang dapat menimbulkan kerugian, baik secara material maupun non material. Sedangkan, risiko merupakan besar kecilnya kemungkinan potensi bahaya tersebut terjadi.

Dalam sistem Manajemen K3, bahaya dan risiko dari aktivitas pekerjaan itu menjadi parameter utama. Bukan hanya untuk diidentifikasi dan melakukan penilaian terhadap potensi-potensi. Bahkan kita perlu melakukan tindakan pencegahan untuk menghilangkan potensi dan risiko yang muncul di tempat kerja. Tentunya, menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman dan selamat menjadi tujuan akhir dari penerapan sistem. (more…)

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan suatu bentuk upaya untuk mencapai situasi perusahaan, dimana pegawai di dalamnya merasa sehat, dan merasa aman dari suatu Bahaya maupun Risiko yang muncul. Dapat dikatakan pula, tujuan akhir dari suatu program K3 di perusahaan adalah tidak adanya angka Kecelakaan kerja, bahkan hingga tidak adanya angka kesakitan akibat kerja di dalam perusahaan.

Menurut Maslow, di dalam teori hirarki kebutuhan menjelaskan bahwa Kesehatan dan juga keselamatan merupakan suatu kebutuhan yang paling mendasar. Namun, terkadang hal yang kita butuhkan tidak semuanya terpenuhi. Apalagi kebutuhan-kebutuhan yang bersifat abstrak seperti halnya Kesehatan dan juga keselamatan yang memang belum terjadi.

(more…)

Seringkali kita melihat dalam Spanduk-spanduk perusahaan slogan mengenai  5 S. Suatu slogan dari program penciptaan langkah menuju suatu budaya disiplin. 5 S merupakan sebuah program dari Jepang, yang memiliki kepanjangan dari Seiri (pemilahan), Seiton (penataan), Seiso (Pembersihan), Seiketsu (Pemantapan), dan Shitsuke (Disiplin). Ini merupakan langkah-langkah untuk Membudayakan sikap, perilaku, dan pada akhirnya membentuk sebuah budaya disiplin di tempat kerja. (more…)

Saat ini, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan suatu program wajib bagi setiap perusahaan. Tuntutan pelaksanaan K3, bukan hanya pada tingkatan pemerintahan atau peraturan pemerintah. Melainkan, setiap perusahaan pun diwajibkan untuk dapat Mengimplementasikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di dalam usaha dan bisnisnya.

(more…)

Budaya K3 – Keselamatan berasal dari kata selamat yang memiliki arti secara harfiah terhindar dari bahaya dan risiko. Perlu kita ketahui, setiap kegiatan memiliki potensi munculnya bahaya dan risiko. Tanpa kecuali bentuk kegiatan tersebut. Baik di tempat kerja maupun di lingkungan rumah ataupun masyarakat.

(more…)

Budaya K3 – Seringkali kita mendengar bahwa K3 merupakan suatu hal yang utama dalam pelaksanaan Industri.  Baik itu industri rumahan hingga sampai industri yang berkelas besar. Bahkan pemerintah pun turun tangan dalam mengatasi permasalahan K3 yang ada pada setiap perusahaan. Permasalahan K3, pada umumnya diidentikan pada sebuah kecelakaan. Bahkan tidak jarang pula sebuah perusahaan diklaim buruk jika pada perusahaan tersebut sudah terjadi kecelakaan. Begitu pun sebaliknya, apabila dalam perusahaan tersebut belum terjadi kecelakaan mereka mengklaim perusahaannya bagus dalam penerapan K3. Padahal, pada kenyataanya K3 dalam perusahaan tersebut hanya sebagai bentuk formalitas dan slogan.

(more…)